"Kami mengadukan terkait pengeras suara yang terlalu over dan tidak melihat waktu, karena sudah mengganggu masyarakat setempat," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (21/6/2024).

Warga menilai, ponpes telah mengganggu kenyamanan warga dengan menyalakan speaker hingga volume yang berlebihan dan tidak mengenal waktu, speaker dinyalakan mulai pukul 03.00-08.00 WIB setiap harinya.
"Kalau tidak salah ada 13 Toa. Yang kedua mengenai bangunan, irigasi dan tindakan asusila," ungkapnya.










