
Dalam sambutan singkatnya, Revol menceritakan perjalanan media yang dipimpin sejak 24 Juli 2014.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Malang Aman, Pertamina Tambah Distribusi BBM
"Memang penuh liku-liku. Dulu hanya ditangani satu orang. Bahkan sempat mati suri. Tapi alhamdulilah, kita bisa melewati tantangan tersebut hingga sampai saat ini terus eksis dan berkembang. Sekarang sudah punya wartawan dan karyawan sendiri," urai alumnus Unair dan Pesantren Tebuireng itu sembari menyebut jajaran direksi merupakan anak-anak muda yang menguasai digital.
Dalam kesempatan itu, Revol juga memberikan motivasi kepada para anak yatim piatu agar tidak berkecil hati. Sebab, mereka punya kesempatan yang sama untuk meraih sukses.










