Tangis Bahagia Pemenang Warnai Penganugerahan Pahlawan Ekonomi 2015 Kota Surabaya

Tangis Bahagia Pemenang Warnai Penganugerahan Pahlawan Ekonomi 2015 Kota Surabaya Ibu Aminah menahan tangis bahagianya ketika menerima penghargaan.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ibu Aminah tak bisa menahan air matanya di atas panggung, ketika tahu namanya dipanggil oleh pembawa acara pada penganugerahan Pahlawan Ekonomi 2015 Kota Surabaya. Wanita asal kecamatan Sambikerep ini kesulitan berkata-kata akibat menahan tangis bahagia ketika ditanyai pembawa acara mengenai harapan ke depan setelah menjadi juara pertama pahlawan ekonomi 2015. Produk makanan semanggi khas Kota Surabaya berhasil mengantarnya meraih juara pertama pahlawan ekonomi 2015 dengan kategori culinary business.

Minggu sore (23/8), bertempat di halaman Taman Surya berjajar puluhan mobil keluaran tahun terbaru. Mobil tersebut bukanlah milik pegawai Pemerintahan Kota Surabaya, melainkan milik para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Sebanyak 234 UKM dari 31 kecamatan di Kota Surabaya hadir untuk memeriahkan penganugerahan pahlawan ekonomi 2015.

Baca Juga: One Voice SMPN 1 Surabaya Raih Juara Dua Kategori Bergengsi di SWCF 2024

Pahlawan Ekonomi adalah acara tahunan yang rutin digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sejak tahun 2010 dan terus berkelanjutan dalam upaya memberdayakan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di 31 Kecamatan Kota Surabaya. Selain itu, Pahlawan Ekonomi juga merupakan salah satu usaha dalam menggerakan para ibu rumah tangga sebagai penggerak ekonomi dalam suatu keluarga.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dalam sambutannya mengatakan, dalam menyambut MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) melalui kegiatan seperti pahlawan ekonomi, menyiapkan para UKM agar bisa bersaing dengan para pengusaha kecil menengah dari negara lain.

“Pahlawan ekonomi didirikan untuk mencuri start MEA, karena yang nantinya masuk ke Indonesia bukan industri-industri besar, melainkan para pelaku usaha menengah kecil. Di Negara Vietnam dan Thailand, warganya sudah dilatih untuk berbahasa Indonesia. Oleh karena itu, dengan menganut slogan Go Global – Go Digital – Go Final, pahlawan ekonomi 2015 yang produknya bisa dipesan melalui situs belanja online ini, diharapkan bisa membuat UKM Kota Surabaya mampu bersaing dengan pengusaha menengah kecil dari negara lain,” tegas Wali Kota perempuan pertama dalam sejarah Pemerintahan Kota Surabaya ini.

Baca Juga: SWCF 2024 Jadi Ajang Kenalkan Seni dan Budaya Surabaya ke Kancah Internasional

Masuk ke acara puncak yaitu pengumuman pemenang pahlawan ekonomi 2015 dengan hadiah berupa kontrak kerja senilai 30 juta bagi juara pertama, 20 juta bagi juara kedua dan 10 juta bagi juara ketiga. Kategori culinary business (CB), diraih oleh UKM Bina Makmur sebagai juara pertama dengan produk semanggi dari Kecamatan Sambikerep, juara kedua diraih UKM Yana Taste dengan produk olahan nasi dari Kecamatan Sawahan, dan juara ketiga diraih oleh UKM Jasmine Catering dengan prouduk jajanan dari Kecamatan Tambaksari.

Untuk kategori home Industry (HI), juara pertama diraih oleh UKM Tree G dengan hasil produk kacang goreng dari Kecamatan Kenjeran, Juara ke-dua oleh UKM Jovis Collection dengan produk sepatu dari Kecamatan Sukolilo dan juara ke-tiga oleh UKM Rahayu Coklat dengan produk olahan coklat dari Kecamatan Karangpilang.

Sedangkan, untuk kategori Creative Industry (CI), juara pertama diraih oleh UKM Kartini Bordir dengan usaha bordir dari Kecamatan Karangpilang, jaura kedua oleh UKM Nena Namo dengan produk berupa tudung saji dari Kecamatan Tegalsari, dan juara ketiga diraih oleh UKM Ondomohen Box dari Kecamatan Genteng.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Raih UHC Award 2024, Anggarkan Rp500 Miliar per Tahun untuk Warga Berobat Gratis

Untuk kategori Best of the best dari kategori culinary business diraih oleh UKM Anggrek dengan produk rujak cingur dari Kelurahan Semampir, dari kategori Creative Industry diraih oleh UKM Andini Collection dengan produk tas batik dari Kecamatan Gunung Anyar, dan dari kategori home industry diraih oleh UKM MJ Bakery dengan produk roti dari Kecamatan Tandes.

Ibu Aminah dari UKM Bina Makmur selaku juara utama di kategori culinary business ini berharap, melalui acara seperti pahlawan ekonomi, mampu membuat olahan tanaman semangginya bisa dikenal banyak orang. (yul)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO