Warga saat antre untuk membeli sembako murah. Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sebagai upaya stabilisasi harga dan menekan laju inflasi, Pemkot Kediri melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Operasi Pasar Murni (OPM).
Kegiatan dijadwalkan akan berlangsung selama 2 hari, yakni Rabu (14/8/2024) dan Kamis (15/8/2024) dengan menyasar 6 titik kelurahan. Untuk hari ini, operasi pasar murni berlangsung di Kelurahan Semampir, Kelurahan Dermo dan Kelurahan Tempurejo.
BACA JUGA:
- Buka Porsadin ke-3, Wakil Wali Kota Kediri Tekankan Peran Madrasah Diniyah Bangun Karakter Bangsa
- Di Pembekalan Pra-Purnatugas ASN, Wali Kota Kediri: Waspadai Penipuan Digital
- Hadiri Pra-Kongres KUII VIII, Gus Qowim Dorong Perlindungan Anak di Pesantren
- Wali Kota Kediri Buka Pesta Pramuka Siaga Kwarran Mojoroto 2026
Lalu, besok akan berlangsung di Kelurahan Bandar Lor, Kelurahan Ngronggo dan Kelurahan Pakunden. Dimulai pukul 08.30 WIB, operasi pasar murni cukup diminati masyarakat.
Seperti yang terpantau di Kelurahan Semampir, masyarakat sudah berdatangan ke lokasi sejak pagi dan tertib menunggu antrian. Kepala Disperdagin Kota Kediri, Wahyu Kusuma Wardani, menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah harga bahan pokok yang saat ini relatif naik.
“Operasi pasar murni ini tujuannya untuk menjamin stabilisasi harga dan menekan angka inflasi di Kota Kediri. Maka dari itu kita sediakan dua komoditas kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, terselenggaranya kegiatan ini dilatar belakangi dari hasil evaluasi yang dilakukan Kementerian Perdagangan kepada Pemerintah Kota Kediri awal bulan Juli lalu. Evaluasi tersebut menyatakan data di Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan untuk Kota Kediri terutama pada komoditas Minyak Kita terjadi kenaikan harga di atas 15%.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




