"Tim Fkis memberikan ceramah dan pendampingan secara langsung kepada ibu-ibu anggota majelis kajian Al-Qur’an," urainya.
Dekan Fkis, Shofiyun Nahidloh, mengaku sangat tergugah dan terkesan dengan semangat para ibu-ibu dalam mengaji dan mengkaji kitab Al-Qur’an dari berbagai aspek.
"Motivasi mereka sangat tinggi. Hal itu tentu harus diapresiasi secara positif dan memadai, mengingat usia para ibu-ibu dan di tengah kesibukan mereka masih berupaya mendermakan waktunya untuk Al-Qur’an. Ibu-ibu fasih dalam melafadkan mulai tajwid, makharijul huruf, nagham tilawah, dan dilanjutkan dalam aspek tahsin, tafsir, hingga kajian ilmu-ilmu Al-Qur’an," ujarnya.
Sementara, Ustaz Shoheh Mohammad, selaku direktur Pewanida, berharap agar program ini dapat istiqamah dan berkesinambungan ke depan.









