Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 berswafoto dengan pedagang dan para pengunjung Pasar Purwosari, Kabupaten Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 melanjutkan sambang di Pasar Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (16/11/2024).
Pasar Purwosari menjadi titik pasar ke-37 yang dikunjungi Khofifah selama kampanye Pilgub Jatim 2024 dalam rangka menyerap aspirasi dan rekomendasi dari pelaku penggerak ekonomi utama di Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
Dalam kunjungannya, Khofifah disambut antusiasme dari pedagang dan warga masyarakat di Pasar Purwosari. Mereka memberikan dukungan dan juga doa serta harapan untuk kelancaran Khofifah agar menjadi Gubernur Jawa Timur periode kedua.
Tidak hanya itu, pertemuan dengan Khofifah juga dimanfaatkan oleh pedagang untuk curhat. Mereka menyampaikan keluhan kondisi pasar tradisional yang semakin sepi pembeli.
"Kalau kita mendengarkan rata-rata keluhan penjual di sini adalah sering sepi pembeli. Maka menurut saya literasi digital adalah solusi yang sangat urgen. Supaya mereka punya platform digital yang memungkinkan mereka untuk berjualan secara online," kata Khofifah.
Dengan adanya platform online, mereka bisa saja fisiknya berjualan di pasar, namun dengan adanya platform toko online mereka bisa membawa produk mereka ke pasar yang lebih luas. Pembeli mereka tidak hanya akan melayani yang datang ke pasar saja, tapi juga warga masyarakat yang mulai bergeser kegemarannya belanja dari rumah.
"Nah kalau dilihat di Jatim ini banyak sekali pasar, yang keluhannya sama soal sepinya pembeli. Kalau hanya mengandalkan pemerintah saja tidak nutut. Pemerintah tentu memiliki keterbatasan untuk memberikan layanan kebutuhan literasi digital yang begitu besar," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




