"Jadi ramalan BMKG ini lebih sering terjadi. Tentunya kami mengapresiasi BMKG dan BPBD Jatim yang telah luar biasa mengidentifikasi masalah dan kemudian menyelesaikan persoalan dalam waktu yang singkat. Ini luar biasa," katanya.
"Hujan itu anugerah. Tapi kita tidak pernah tahu persis seberapa besar intensitas dan dampaknya. Maka dari itu, saya minta kesiapsiagaan terus ditingkatkan terutama di musim-musim penghujan seperti ini," lanjut Pj Gubernur Adhy.
Meski begitu, Adhy menjelaskan, mitigasi bencana dan langkah preventif akan terus digenjot pemerintah.
Salah satunya dengan memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Rabu (18/12/2024) malam untuk menghadapi bencana hidrometeorologi di Jawa Timur.










