JEMBER,BANGSAONLINE.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember sejak Minggu malam (22/12/2024), direspon cepat Kalaksa BPBD Jatim dengan mengunjungi langsung ke wilayah terdampak.
Bersama sejumlah Kepala OPD Pemprov Jatim dan Tim BPBD setempat, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengunjungi lokasi terdampak banjir di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Senin (23/12/2024)
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Luncurkan 143 Ribu Kuota Beasiswa untuk Siswa dan Mahasiswa Jatim
- BPBD Bojonegoro Prediksi 93 Desa Alami Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
- Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai depan Hotel Narita Surabaya
- Wabup Mojokerto Siapkan Gladi Kesiapsiagaan, Luncurkan Tangguh Rek dan Mojo Mandala
Kunjungan yang diawali di Balai Desa Wonoasri ini juga diikuti Kadis PU Bina Marga Jatim Edy Tambeng Widjaja, Kadis PRKP Cipta Karya I Nyoman Gunadi, Kadinsos Jatim Restu Novi Widiani, Perwakilan PU SDA Jatim, Bakorwil Jember dan Kalaksa BPBD Kab. Jember Widodo Yulianto.
Selain meninjau dapur umum dan menyapa pengungsi, Kalaksa BPBD Jatim juga meninjau kondisi anak Sungai Kalisanen yang mengalami kenaikan debit air.
Usai meninjau lokasi terdampak, Kalaksa Gatot Soebroto mengungkapkan, banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tempurejo ini disebabkan karena kondisi sungai yang tak lagi mampu menampung debit air, akibat pendangkalan sungai.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




