Antisipasi Gempa dan Kebakaran, RSUD dr Soetomo Gandeng BPBD-Damkar Gelar Simulasi Bencana

Ringkasan Berita
  • RSUD dr. Soetomo berkolaborasi dengan BPBD Jatim, BPBD Surabaya, dan Damkar Surabaya menggelar simulasi gempa bumi dan kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana.
  • Simulasi diikuti sekitar 250 pegawai dari berbagai profesi dan dipusatkan di empat lokasi, yaitu lantai 5 dan 6 Gedung Pusat Diagnosis Terpadu serta Gedung Onkologi.
  • Dirut RSUD dr. Soetomo menekankan pentingnya pencegahan dan pelatihan serius agar staf siap menghadapi kejadian bencana yang sesungguhnya.
  • BPBD Jatim mengapresiasi antusiasme peserta dan menilai evaluasi dari simulasi ini akan meningkatkan kapasitas kebencanaan rumah sakit di masa depan.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Jajaran RSUD dr. Soetomo berkolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, BPBD Surabaya, dan Damkar Kota Surabaya menggelar simulasi bencana gempa bumi dan kebakaran di area kerjanya.

Simulasi yang diikuti sekitar 250 pegawai dari berbagai profesi ini dipusatkan di empat lokasi, yakni lantai 5 dan 6 Gedung Pusat Diagnosis Terpadu (GPDT) dan lantai 5 dan 6 Gedung Onkologi.

Dirut RSUD dr. Soetomo, Prof Cita, mengapresiasi keseriusan dan semangat para karyawan dalam giat simulasi ini. Menurutnya, simulasi ini penting sebagai upaya kesiapsiagaan dan pencegahan di instansi-instansi pelayanan seperti di RSUD dr Soetomo.

“Karena di mana-mana, prefensi itu lebih penting dari pada mengobati. Saya ingin semuanya bisa menanamkan ingatan pada benak masing-masing, bahwa dengan pelatihan yang serius, jika suatu saat ada kejadian beneran, kita benar-benar sudah siap,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat mendukung simulasi ini, mulai dari BPBD Jatim, BPBD Kota Surabaya, Damkar Surabaya, hingga Polsek dan Koramil setempat.

Dadang Iqwandi, mewakili Kalaksa BPBD Jatim, juga mengapresiasi semangat dan antusiasme pegawai RSUD dr Soetomo dalam simulasi gempa bumi dan kebakaran ini.

“Di akhir simulasi memang ada beberapa evaluasi. Namun dengan evaluasi itu akan membuat kegiatan ini semakin baik pada tahap-tahap berikutnya,” ujarnya.

Dia berharap, dengan simulasi evakuasi gempa bumi dan kebakaran ini, kapasitas kebencanaan di lingkungan RSUD dr Soetomo bisa semakin meningkat.

“Jadi, kalau misalnya terjadi insiden betulan, kami yakin mereka sudah semakin siap,” yakinnya. (dev/msn)