Damkar Kabupaten Kediri Padamkan 2 Kebakaran Tebu dalam Sehari, Kerugian Capai Rp180 Juta

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri memadamkan dua kebakaran yang melanda lahan tebu dan sepah tebu di lokasi berbeda pada Jumat (2/10/2026).

Kebakaran pertama terjadi di lahan tebu milik PT SGN di Dusun Babatan, Desa Babatan, Kecamatan Ngancar, Jumat (2/10/2026) pukul 10.39 hingga 12.14 WIB.

Data yang diperoleh bangsaonline.com menyebutkan, api tiba-tiba terlihat menyala di lahan tebu yang berada di tepi jalan raya.

Mendapat laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman menggunakan satu unit armada Pos Ngadiluwih berkapasitas 2.500 liter dengan empat personel.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sesuai dengan SOP. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Namun, kerugian ditaksir mencapai ±Rp80.000.000, sedangkan nilai yang berhasil diselamatkan sekitar ±Rp60.000.000 berupa tanaman tebu yang tidak terbakar.

Kebakaran kedua terjadi di Dusun Slumbung, Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Sepah tebu milik Ilham Hakiki terbakar sekitar pukul 12.43 WIB. Setelah berjibaku memadamkan api, Tim Damkar Kabupaten Kediri akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran pada pukul 17.50 WIB.

Kerugian akibat terbakarnya sepah tebu tersebut ditaksir mencapai ±Rp100.000.000. Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan sekitar ±Rp300.000.000, berupa mesin penggilingan tebu dan bangunan.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, membenarkan adanya dua kejadian kebakaran sepah tebu dan lahan tebu di dua lokasi berbeda tersebut.

"Alhamdulillah, Tim kami berhasil memadamkan api di dua tempat berbeda tersebut," kata Kaleb, Jumat (2/10/2026). (uji/van)