Khofifah Indar Parawansa foto bersama dengan para mahasiswa dan dosen Universiti Malaya Malaysia, Selasa (7/1/2025) malam. Foto: istimewa
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Nama Khofifah Indar Parawansa semakin menanjak secara internasional. Maklum, makin banyak prestasi yang ditorehkan gubernur Jawa Timur dua periode itu.
Kini nama Khofifah menggema di negara tetangga, Malaysia. Berbagai prestasi ketua umum Muslimat NU itu bahkan menginspirasi para generasi muda negara yang kini dipimpin Anwar Ibrahim itu.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Luncurkan 143 Ribu Kuota Beasiswa untuk Siswa dan Mahasiswa Jatim
- Gubernur Khofifah Pastikan 2 Prodi Baru Magister KCL Singhasari Dibuka pada 2027
- Bongkar Ratoon Perkuat Produktivitas Tebu Nasional
- Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak, Jatim Bidik Swasembada Gula Nasional
Karena itu rombongan mahasiswa dari Universitas Malaya, Kuala Lumpur Malaysia, bertandang ke kediaman Khofifah di kawasan Jemursari, Surabaya, Selasa (7/1/2025) petang.
Para mahasiswa dari jurusan Siasah Syar’iyyah tersebut ingin secara langsung mendapatkan motivasi dari pengalaman dan kesuksesan Khofifah selama berkecimpung di dunia politik dan pemerintahan di Indonesia.
Khofifah menyampaikan awal mula perjalanannya di dunia politik yang ia mulai sejak tahun 1992.
“Saya mendapatkan tawaran dari PPP untuk menjadi anggota parlemen di tingkat pusat. Jadi tidak berjenjang dari kabupaten dan provinsi dulu tapi langsung DPR RI,” cerita Khofifah.

Ia sempat ragu karena jika tawaran itu diambil maka ia melangkahi banyak senior yang ada di PPP yang menunggu cukup lama untuk bisa menjadi anggota DPR RI. Selain itu ia mengaku juga sempat terbesit keraguan untuk berkarir di dunia politik. “Akhirnya saya konsultasi dengan salah satu guru agama saya. Karena ada keraguan di hati saya, salah satunya saya meyakini bahwa nanti di hari akhir, yang paling lama hisabnya itu wakil rakyat,” katanya menyampaikan yang ia tanyakan kepada sang guru.
“Tapi kemudian guru saya bilang, berpolitik itu harus ditempatkan sebagai sebuah ijtihad. Dan beliau meminta saya untuk niatkan semua langkah di dunia politik sebagai ijtihad politik untuk memberi kebaikan,” imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




