Khofifah saat sowan ke rumah mantan presiden RI Jokowi. Foto: Ist.
SURAKARTA, BANGSAONLINE.com - Usai mengikuti retreat, Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak bersilaturahmi ke rumah mantan Presiden RI Joko Widodo, Surakarta, Jumat (28/2/2025).
Selain Khofifah dan Emil, juga turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) RI Arifatul Choiri Fauzi, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, dan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
BACA JUGA:
- Jawab Hujan Kritik soal Sering Ke Luar Negeri, Prabowo Bandingkan Dirinya dengan Jokowi
- Pemprov Jatim Siapkan 1.100 Beasiswa Santri, Kini Hadir Jalur STEM dan Al-Azhar
- Pemprov Jatim Raih Opini WTP BPK ke-11
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Khofifah dan 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Surabaya
"Kami silaturahmi kebetulan sudah selesai retreat," ujar Gubernur Khofifah usai diterima di kediaman Jokowi.

Khofifah menjelaskan, silaturahmi ini dilakukan karena ia menilai Jokowi memiliki pengalaman luar biasa dalam memimpin negeri ini. Baginya, hal tersebut memiliki nilai tersendiri dan akan sangat bermanfaat bagi dirinya dan kepala daerah yang kali ini turut serta bersamanya.
"Jadi kami mendapatkan pengayaan berbagai pengalaman luar biasa yang beliau miliki untuk bekal kami memimpin di daerah masing-masing," katanya.
Menurut Khofifah, pengalaman luar biasa Jokowi dalam memimpin negeri ini menjadi hal yang dapat menguatkan kapasitas kami sebagai kepala daerah. Oleh sebab itu, ia tidak menyia-nyiakan kesempatan saat dirinya tengah berada di daerah yang tidak jauh dari Surakarta.
"Kita tentu ingin mendapatkan penguatan karena dunia selalu berubah. Dinamika lokal, regional, nasional, maupun global harus kita mitigasi," tegasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa di kesempatan ini mereka banyak mendapat masukan dari Jokowi. Utamanya, agar menyiapkan model bisnis sebelum memulai program yang besar. Serta, memastikan pasarnya baru kemudian mengembangkan lebih masif.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




