Gubernur Khofifah saat menghadiri pelantikan TP PKK dari 36 kabupaten/kota.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah meminta TP PKK untuk mendukung program pemerintah pusat, yakni MBG atau makan bergizi gratis sebagai salah satu upaya penurunan angka stunting.
Hal tersebut disampaikan ketika memberi pesan kepada 36 Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang sekaligus Pembina Posyandu, saat baru dilantik Ketua PKK Jatim, Arumi Bachsin.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
"Saya berharap, Ibu-Ibu sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, dan Pembina Posyandu, untuk bisa mengoordinasikan ini, tentu di-support Pak Bupati, Ibu Bupati, Pak Wali Kota, Ibu Wali Kota," kata Khofifah, Minggu (2/3/2025).
Ia pun berharap, sinergitas dan dukungan dari semua pihak, program MBG ini dapat sukses terlaksana di Jawa Timur. Menurut dia, penyiapan peningkatan SDM adalah tugas bersama.
"Karena stunting itu bukan hanya badannya, tapi otaknya. Ini kemudian saya masuklah ke MBG," ucapnya.
Sehingga, diharapkan ada sinergitas antara program PKK, program yang ada Kabupaten Kota, dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Yang mana sedang diidentifikasi penyiapan dapur sehat atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
Sementara itu, Ketua TP PKK Jatim, Arumi Bachsin, menyebut penguatan posyandu menjadi salah satu program utama, karena merupakan aset yang memberikan pelayanan mulai dari bayi hingga lansia, bahkan ibu hamil dan remaja.
"Jadi, merupakan pelayanan kesehatan dasar untuk lansia misalnya, untuk ibu hamil, untuk ibu setelah melahirkan, untuk laktasi, sebenarnya fasilitas itu lengkap sekali," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Arumi juga akan melaksanakan pesan Gubernur Khofifah untuk memperhatikan saat Bulan Timbang, kepada para Pembina Posyandu, agar lebih memperhatikan pencatatannya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




