Pintu keberangkatan dan ruang tunggu di Stasiun Kediri. Foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Jelang Lebaran tahun ini, telah terjadi kenaikan penumpang kereta api naik maupun turun di Stasiun Kediri. Namun kenaikan untuk penumpang naik maupun penumpang turun tertinggi untuk sementara terjadi pada 21 Maret, yaitu sekitar 60-70 persen.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Stasiun KA Kediri, Ismanto, kepada wartawan, Kamis (27/3/2025). Sedangkan sampai H-5, penumpang naik maupun turun di Stasiun KA Kediri kenaikannya rata-rata masih 10 persen.
BACA JUGA:
- KAI Layani 1,4 Juta Penumpang saat Libur Panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026
- Hari Terakhir Libur Panjang, KAI Daop 8 Surabaya Layani 44 Ribu Penumpang
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
Menurut dia, rute yang favorit dari Kediri adalah arah ke Pasar Senen (Jakarta), kemudian dilanjut ke arah Bandung baik tujuan Stasiun Kiaracondong ataupun Stasiun Bandung.
"Jadi rute terfavorit (dari Kediri) masih ke Jakarta Pasar Senen yang kedua ke Bandung. Sedang lainnya, seperti ke Jogja atau ke Malang masih tergolong rata-rata saja," ujarnya.
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun yang juga membawai Stasiun Kediri, telah menggelar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2025 di Kantor Daop 7 Madiun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Posko Angkutan Lebaran KAI yang bertujuan untuk melayani masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api.
Pada periode Angkutan Lebaran tahun 2025 ini, KAI menetapkan masa Posko Angkutan Lebaran selama 16 hari, yaitu mulai 24 Maret hingga 8 April 2025. Sementara itu, Masa Angkutan Lebaran berlangsung selama 22 hari, yang telah dimulai pada 21 Maret 2025 dan akan berakhir pada 11 April 2025.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




