Menurutnya, adanya tragedi longsor hingga perbaikan pascalongsor yang dilakukan oleh Pemprov Jatim mewajibkan penutupan arus lalulintas secara total.
Diakuinya, hal itu tentu berdampak pada sektor pariwisata hingga warung-warung atau pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) makanan khas nasi jagung di area Sendi.
Bahkan, politikus Partai Nasdem itu menyebut, sudah banyak mendengar keluhan masyarakat dan pelaku usaha akibat penutupan akses jalur alternatif Mojokerto-Batu itu.
Salah satunya para pelaku usaha warung. Ada yang sampai tidak bisa bayar listrik hingga tak bisa bayar angsuran modal usahanya.










