Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani bersama pejabat terkait, kades, serta lurah saat Rakorda Koperasi Merah Putih. (Ist)
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) dengan kepala desa (kades) dan lurah se-Kabupaten Gresik, di gedung Wahaha Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jumat (25/4/3025).
Rapat digelar untuk membahas pendirian Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa dan kelurahan Gresik.
BACA JUGA:
- Bupati Gresik dan Dewan Komitmen Tuntaskan Perbaikan Jalan Poros Desa
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa
- Izin PKL Kali Avoor di Driyorejo Gresik Disebut Sudah Kedaluwarsa Lebih dari Belasan Tahun Lalu
Fandi Akhmad Yani menyampaikan, Gresik tancap gas untuk membentuk Koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh desa dan kelurahan. Hal ini selaras dengan Instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.
"Kami mengapresiasi camat, kepala OPD, dan para kepala desa dan lurah yang telah maraton melaksanakan desk penyusunan struktur Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing. Ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan dukungan dari tingkat lokal," ujar Fandy Akhmad Yani.
Ia menegaskan bahwa, sistem KMP bukan sekadar agenda administratif, melainkan gerakan ekonomi yang menyatukan potensi desa dalam wadah kewirausahaan berbasis koperasi. Ke depan, koperasi ini diharapkan dapat bersinergi dengan berbagai program lain, termasuk Sekolah Rakyat (SR).
"Kami memiliki komitmen dan optimisme bahwa sistem koperasi ini bertujuan mulia, yakni menciptakan kesejahteraan masyarakat desa. KMP adalah rumah besar untuk berwirausaha, tentunya dengan mengangkat potensi yang dimiliki desa," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




