Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani bersama pejabat terkait, kades, serta lurah saat Rakorda Koperasi Merah Putih. (Ist)
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) dengan kepala desa (kades) dan lurah se-Kabupaten Gresik, di gedung Wahaha Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jumat (25/4/3025).
Rapat digelar untuk membahas pendirian Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa dan kelurahan Gresik.
BACA JUGA:
- Menteri PPPA Apresiasi Sinergi Pemkab dan Dunia Industri dalam Perlindungan Perempuan dan Anak
- Perluas Lapangan Kerja, Wakil Bupati Gresik Dorong Link and Match Vokasi-Industri
- Bupati Gresik Salurkan Stimulan Usaha Rp215 Juta untuk Eks PKL Kali Avoor
- Bupati Gresik Paparkan Silpa Rp452 Miliar di APBD 2025
Fandi Akhmad Yani menyampaikan, Gresik tancap gas untuk membentuk Koperasi Merah Putih secara serentak di seluruh desa dan kelurahan. Hal ini selaras dengan Instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia.
"Kami mengapresiasi camat, kepala OPD, dan para kepala desa dan lurah yang telah maraton melaksanakan desk penyusunan struktur Koperasi Merah Putih di wilayah masing-masing. Ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan dukungan dari tingkat lokal," ujar Fandy Akhmad Yani.
Ia menegaskan bahwa, sistem KMP bukan sekadar agenda administratif, melainkan gerakan ekonomi yang menyatukan potensi desa dalam wadah kewirausahaan berbasis koperasi. Ke depan, koperasi ini diharapkan dapat bersinergi dengan berbagai program lain, termasuk Sekolah Rakyat (SR).
"Kami memiliki komitmen dan optimisme bahwa sistem koperasi ini bertujuan mulia, yakni menciptakan kesejahteraan masyarakat desa. KMP adalah rumah besar untuk berwirausaha, tentunya dengan mengangkat potensi yang dimiliki desa," tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




