Film Cocote Tonggo berkisah tentang pasangan suami istri, Luki (Dennis Adishwara) dan Murni (Ayushita), yang menjalani kehidupan sederhana sebagai penjual jamu kesuburan. Meski sudah lama menikah, keduanya belum dikaruniai anak. Hal itu memicu gunjingan para tetangga di kampung padat tempat mereka tinggal.
Dengan gaya khas Bayu Skak, film ini memadukan kisah romantis, kritik sosial, serta komedi segar yang dibalut nuansa kultural Jawa.
"Film ini bukan cuma lucu, tapi juga menyentuh. Banyak adegan yang bisa bikin penonton tertawa sekaligus merenung," ujar Dennis Adishwara di hadapan penonton Kediri.
Proses produksi film ini berlangsung selama lima minggu—dua minggu untuk workshop, dan tiga minggu untuk syuting. Sebagian besar pengambilan gambar dilakukan di Kampung Laweyan, Solo, demi menangkap atmosfer perkampungan yang rapat dan penuh interaksi sosial.










