SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Ratusan massa menggelar demonstrasi di depan kantor Kecamatan Jrengik sambil memblokade jalan nasional dan membakar keranda mayat bertuliskan 'innalillahi telah wafat demokrasi', Kamis (15/5/2025).
Massa mendesak Bupati Sampang, Slamet Junaidi, agar segera menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak.
BACA JUGA:Petani Menjerit! Harga Garam Rakyat di Sampang Anjlok, Pendapatan Tak Tutupi Biaya Produksi
Aksi ini merupakan simbol protes atas penundaan pelaksanaan Pilkades yang dinilai telah merugikan masyarakat desa.
Koordinator lapangan aksi, Rofi, menyerukan penundaan Pilkades telah merugikan pembangunan desa dan mencederai demokrasi di tingkat lokal.
BACA JUGA:PLN UP3 Madura Pastikan Jaringan Listrik Sekolah Rakyat Sampang Andal Lewat Uji Teknis Menyeluruh
Halaman:










