Kuota Beasiswa Penuh dan Pendidikan Terjangkau SMA/SMK Swasta di Jatim Bertambah hingga 72.841

Dindik Jatim juga telah menyiapkan tim helpdesk yang akan membantu masyarakat jika mengalami kesulitan selama proses SPMB. Setidaknya sebanyak 7.155 tim helpdesk yang disiapkan baik di tingkat satuan pendidikan, cabang dinas hingga Dindik Jatim.

Terobosan inovasi lainnya yakni, kerja sama yang terbangun dengan SMA/SMK swasta. Dalam sistem SPMB, jelas Aries, masyarakat akan mendapatkan informasi sekolah swasta mana saja yang menyediakan beasiswa penuh dan biaya terjangkau. Dengan begitu, masyarakat akan bisa mempertimbangkan sekolah untuk anak-anak mereka.

"Kerja sama ini baru pertama kalinya kami lakukan. Sesuai dengan amanah ibu gubernur jangan sampai ada anak Jawa Timur yang putus sekolah. Ini merupakan langkah kongkret kami dalam mengakomodir anak-anak yang tidak lolos dalam SPMB. Semoga dengan adanya kerja sama ini dapat menekan angka putus sekolah di Jawa Timur," ucap Khofifah.

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menyebut tahun ini SPMB 2025 hanya menyediakan kuota 261.396 pagu. Sedangkan jumlah lulusan SMP dan sederajat sebanyak 682.252 murid, yang mana artinya hanya 38,81 persen murid yang tertampung di sekolah negeri, sedangkan 61,69 persen lainnya atau 420.856 murid harusnya tertampung di sekolah swasta.

"Kami sudah lakukan penjajakan kerja sama melalui 24 cabang dinas pendidikan sejak bulan April lalu. Dari yang kami targetkan 30 ribu kini berkembang hingga mencapai 70 ribu lebih," kata Aries.

Dalam kesempatan ini, ia juga kembali menegaskan bahwa ada aturan baru dalam penerimaan murid 2025. Salah satu yang ditekankan adalah seleksi dalam jalur domisili. Jika sebelumnya prioritas penerimaan menggunakan jarak. Tahun ini, prioritas tersebut adalah menggunakan nilai akademik calon murid baru.

"Jadi urutannya pakai nilai akademik dulu, baru jarak. Nilai akademik yang dinilai ini merupakan hasil rapot sekolah semester 1-5 kemudian ditambahkan dengan Indeks sekolah," ucapnya.

Untuk Indeks sekolah, tambah dia, poin didapatkan dari sekolah yang lulusannya masuk SMA Negeri kemudian dibagi rata-rata. Proporsi pada penilaian ini didasarkan pada 60 persen nilai + 40 persen Indeks sekolah.

"Ini acuan utama untuk jalur domisili. Tahun lalu Indeks sekolah + akreditasi. Sekarang hanya menggunakan nilai sekolah + Indeks sekolah. Kalau ada nilai yang sama. Maka baru menggunakan jarak," kata Aries.

Proses SPMB sendiri saat ini sudah dimulai dengan tahapan entry nilai oleh sekolah asal dari tanggal 19-31 Mei 2025. Tahap berikutnya adalah pengambilan PIN yang akan mulai dilakukan pada 2-13 Juni 2025.

Di tanggal 2-14 Juni 2025 ada tahapan verifikasi dan validasi tes kesahatan bagi calon murid yang akan masuk SMK. Kemudian latihan pendaftaran SPMB pada tanggal 9-11 Juni 2025.

Berikutnya pendaftaran SPMB tahap 1 Jalur Mutasi, Afirmasi dan Prestasi Lomba dibuka pada 16-17 Juni 2025. Tahap 2 Pendaftaran Jalur Prestasi Nilai Akademik SMA pada 22-23 Juni 2025.

Pendaftaran Tahap 3 Jalur Domisili SMA/SMK pada tanggal 26-27 Juni 2025. Terakhir pendaftaran Tahap 4 Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada tanggal 2-3 Juli 2025. (dev/mar)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: