Ia juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam meningkatkan PAD. Menurutnya, terdapat tambahan anggaran sebesar Rp1,5 miliar dalam perubahan anggaran Dinas Pertanian yang dialokasikan untuk beberapa program, termasuk pembangunan gudang tembakau di selatan sungai.
"Fokusnya kita di Dinas Pertanian, ada tambahan sebesar Rp1,5 miliar sekian, itu ditujukan ke beberapa hal salah satunya pembuatan gudang tembakau di selatan sungai," katanya.
Untuk pembangunan gudang tembakau, anggaran yang dialokasikan disebut mencapai Rp100 juta. Di sisi lain, ia juga menyoroti penyaluran pupuk urea yang menurut data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), pemenuhannya baru mencapai 85 persen.
Lebih lanjut, Joko mendorong Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto agar melibatkan kelompok tani dalam upaya peningkatan PAD melalui produksi pupuk organik cair dan granul.










