Ilustrasi. Foto: Ist
BANGSAONLINE.com - BMKG Juanda menerbitkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur pada 8-11 Juli 2025.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, dan hujan es.
BACA JUGA:
- BREAKING NEWS! Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Jember Minta Warga Hemat Air hingga Waspada Karhutla
- Prakiraan Cuaca Jember Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 23-31°C, Kecepatan Angin 6.3 m/s.
- Prakiraan Cuaca Banyuwangi Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 24-30°C, Kecepatan Angin 10.5 m/s.
Wilayah yang berisiko terdampak meliputi Banyuwangi, Blitar, Gresik, Jember, Lumajang, Madiun, Malang, Nganjuk, Situbondo, Sumenep, Pacitan, Ponorogo, Kediri, Mojokerto, dan Pamekasan.
Meski Jawa Timur saat ini telah memasuki musim kemarau, BMKG mencatat adanya dinamika atmosfer yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Gangguan gelombang atmosfer Kelvin dan Low Frequency yang melintasi perairan utara Jawa Timur, serta suhu muka laut yang masih hangat di Selat Madura, menjadi faktor pemicu utama.
"Cuaca secara umum memang cerah berawan, namun berpeluang terjadi hujan ringan secara lokal. Dalam tiga hari ke depan, awan-awan penghujan diperkirakan akan meningkat," tulis keterangan resmi dari BMKG Juanda.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




