Ia mengaku sempat menyesal baru kali ini bisa berkunjung ke salah satu pondok pesantren besar yang ada di Madura itu.
“Saya sempat komplain ke sopir saya, kenapa saya tidak turun, malah dibawa masuk pakai mobil sampai ke depan. Seharusnya tadi saya jalan di belakang kuda, biar bisa bersama para santri,” ucapnya.
Dalam kunjungannya, Kapolri juga menyerahkan bantuan simbolis kepada santri dan memberikan santunan kepada 100 anak yatim berupa tas sekolah, alat tulis, buku tulis dua lusin, serta perlengkapan ibadah seperti sarung dan mukena.
“Yang jelas, kami tentunya sangat bersyukur bisa diterima dengan sambutan luar biasa. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi bentuk nyata ikhtiar kami agar Polri selalu dekat dengan ulama,” tegasnya.










