Dikunjungi Delegasi dari Kota Monterrey, Unair Buka Peluang Kerjasama dengan Amerika Latin

Dalam kunjungan pertamanya ke UNAIR ini, ia berharap ke depan terjalin kerjasama yang semakin baik antara UNAIR dengan Mexico, khususnya dalam hal pertukaran pelajar. Selama ini belum ada kerjasama yang konsisten antara kedua belah pihak karena kendala jarak. Ia kemudian mengatakan bahwa dengan kemajuan teknologi informasi dan transportasi kiranya hal tersebut bisa diatasi, tinggal kita mau atau tidak.

Direktur Kemahasiswaan UNAIR, Nyoman menyampaikan, UNAIR menerima mahasiswa asing melalui beberapa program. Di antaranya beasiswa Dharmasiswa untuk belajar Bahasa Indonesia selama satu tahun, beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) untuk mengambil program studi yang ada di UNAIR, serta AMERTA (Academic Mobility Exchange for Undergraduate in Airlangga) yang memfasilitasi transfer kredit mata kuliah.

“Kami juga punya program pengabdian masyarakat terintegrasi, di mana kami juga mempersilahkan peserta internasional untuk ikut serta,” tutur Guru Besar bidang Biokimia tersebut.

Sementara itu, Warek IV, Junaidi menambahkan, kerjasama yang bisa dilakukan tidak hanya dalam hal akademik tetapi juga dalam hal penelitian dan university holding.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: