“Korban sempat membeli nasi bungkus sekitar pukul 12.45 WIB dan kembali ke kantor. Saat hendak keluar lagi pukul 14.00 WIB, motornya sudah tidak ada,” kata salah satu rekan karyawan, Reta, Rabu (8/10/2025).
Ia menjelaskan, parkiran motor karyawan memang berada di samping tembok rumah, bukan di depan kantor, karena khawatir menghalangi akses kendaraan yang masuk gang.
BACA JUGA:Usai Kasus Gion Spa, Ditres PPA & PPO Polda Jatim Gelar Sosialisasi ke Pengusaha Hiburan Malam
“Kalau diparkir depan pintu kantor, takutnya mobil tidak bisa masuk gang kampung,” ucapnya.
Warga sekitar, Saiful (40), yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis sepeda, juga menilai lokasi parkir tersebut rawan aksi kejahatan.










