Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks, Jawa Timur harus terus berdiri tegak sebagai provinsi yang tangguh, adaptif, dan proaktif dalam menjawab setiap tantangan.
āAlhamdulillah, kita bersyukur atas capaian bersama selama ini, tetapi kita tidak boleh berhenti di sini. Masa depan membutuhkan lompatan yang lebih progresif. Untuk itu, perlu diterapkan filosofi kerja khas pembangunan Jawa Timur,ā terang Khofifah.
Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa filosofi Jatim Bisa merupakan ruh pembangunan Jawa Timur yang menggambarkan karakter masyarakatnya yang tangguh dan visioner.
Khofifah menjelaskan, Berdaya berarti memiliki kekuatan, kemandirian, dan kepercayaan diri dalam memaksimalkan potensi daerah. Inklusif bermakna bahwa pembangunan harus dinikmati semua kalangan tanpa ada yang tertinggal.










