Mahrus juga mempersoalkan sikap kesewenang-wenangan Dinkes Sampang terkait pengusulan PPPK ini kepada nakes yang bekerja profesional dan maksimal. Dalam hal ini, Mahrus menyebut Dinkes lebih mengutamakan nakes pilihan.
"Yang mengabdi selama 10 tahun lebih tidak diusulkan PPPK, sementara nakes yang tidak masuk 3 tahun justru diajukan dan diterima PPPK. Kalau seperti ini di mana sikap profesionalnya Dinkes Sampang?" cetusnya.
Selain itu, ia juga menyinggung adanya tenaga kesehatan yang dipecat secara lisan oleh Kepala Puskesmas. Menurutnya, hal ini menunjukkan ketidakmampuan Kepala Dinas Kesehatan mengemban tanggung jawab.
Mahrus khawatir, pemecatan tersebut ke depan kembali terjadi dan menimpa nakes lain. Padahal, pemecatan itu cacat administrasi.










