Menurut Nurhadi, banyaknya motor mogok diduga akibat menggunakan BBM jenis Pertalite jelas mengindikasikan ada sesuatu yang tidak wajar.
"Pihak SPBU lekas melakukan mitigasi risiko, yaitu melakukan uji lab. Dan juga sebelum keluar hasil uji lab yang aman, untuk disarankan dulu menggunakan jenis BBM yang lain. Biar tidak memberatkan konsumen," beber Nurhadi.
PCNU Tuban juga mendesak pihak kepolisian wajib melakukan sidak seluruh SPBU yang ada di Kabupaten Tuban. Terutama yang dikeluhkan masyarakat setelah mengisi Pertalite di SPBU tersebut.
"Jadi meski tanpa ada laporan pun harusnya polisi preventif untuk sidak ke semua SPBU," pintanya.










