Pertamina menyampaikan permintaan maaf atas laporan masyarakat terkait kendala pada mesin kendaraan setelah pengisian BBM di sejumlah SPBU Jawa Timur. Pertamina memastikan penyaluran produk BBM tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami pastikan penyaluran telah melalui proses pengawasan ketat, mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi,” katanya.
Dia menyampaikan hingga saat ini, Pertamina mencatat sebanyak 800 laporan masuk karena kendala motor mogok. Sedangkan sebanyak 462 keluhan yang masuk sudah selesai ditangani oleh Pertamina Patra Niaga.
“Penanganan kompensasi diberikan kepada pelanggan dengan terukur dan sesuai prosedur,” jelasnya.










