Diduga Akibat Korsleting Pompa Air, Rumah Petani di Sumberrejo Bojonegoro Ludes Terbakar

Ringkasan Berita
  • Kebakaran rumah petani Gunawan (50) di Desa Sambongrejo, Bojonegoro, pada 9 Juni 2026 menyebabkan kerugian diperkirakan Rp250 juta, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
  • Kebakaran diduga kuat dipicu oleh hubungan arus pendet (korsleting) pada mesin pompa air, di mana percikan api menyambar tumpukan jerami kering hingga merembet ke rumah utama.
  • Pemadam kebakaran (Damkarmat) menerima laporan pada 15.27 WIB dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada 16.21 WIB setelah mengerahkan tiga unit armada dan 11 personel.
  • Aparat berhasil melokalisir api sehingga tidak merembet ke pemukiman padat, menyelamatkan dua rumah tetangga dengan total nilai sekitar Rp450 juta.
  • Operasi pemadaman melibatkan kolaborasi Damkarmat, Koramil, Polsek, perangkat desa, dan warga masyarakat sekitar.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com – Peristiwa kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Gumeno, RT 01 RW 01, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (9/6/2026) sore.

Sebuah rumah tinggal dilaporkan ludes terbakar hingga rata dengan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian materiil ditaksir menyentuh angka Rp250 juta.

Rumah yang terbakar tersebut diketahui merupakan milik Gunawan (50), seorang petani setempat. Kobaran api pertama kali diperkirakan muncul sekitar pukul 14.45 WIB.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, pihak Damkarmat Pos Sumberrejo baru menerima laporan resmi dari warga pada pukul 15.27 WIB. Menanggapi laporan tersebut, petugas bergerak cepat. Hanya berselang satu menit setelah laporan masuk, armada langsung diberangkatkan dan tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) pada pukul 15.42 WIB.

Untuk menjinakkan si jago merah, proses pemadaman melibatkan tiga unit armada gabungan dari Pos Sumberrejo, Baureno, dan Kedungadem dengan mengerahkan total 11 personel. Setelah berjuang melawan kobaran api, petugas akhirnya berhasil memadamkan kebakaran secara total pada pukul 16.21 WIB.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian dan penanganan di lapangan, petaka ini diduga kuat dipicu oleh adanya hubungan arus pendek (korsleting) listrik pada mesin pompa air. Percikan api yang muncul dari mesin tersebut kemudian menyambar tumpukan jerami kering di dalam kandang hingga api membesar dengan cepat dan merembet ke bangunan utama rumah.

“Penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik pada mesin pompa air yang menimbulkan penyalaan api lalu merembet ke tumpukan jerami di dalam kandang,” terang Siswoyo.

Meskipun bangunan rumah berukuran 20 x 12 meter persegi beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan dari amukan api, kerja keras petugas di lapangan berhasil membuahkan hasil lain. Petugas dengan sigap melokalisir pergerakan api sehingga tidak merembet ke area pemukiman padat di sekitarnya.

Beberapa aset penting di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari jilatan api, di antaranya adalah rumah milik Kusno di sisi kiri (senilai sekitar Rp200 juta) serta rumah milik Hartini di sisi kanan (senilai sekitar Rp250 juta).

Dalam menjalankan aksi pemadaman ini, personel Damkarmat juga bahu-membahu bersama anggota Koramil Sumberrejo, Polsek Sumberrejo, perangkat desa, serta warga masyarakat sekitar. Setelah situasi kondusif, petugas memastikan bahwa tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden menyedihkan ini.