"Memang ini menjadi harapan masyarakat. Kemarin sempat dibuka dan ditutup kembali karena masih ada fasilitas keselamatan yang perlu dilengkapi," ujar Arvian kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).
JLU Lamongan kini telah dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di lima persimpangan. Jalur ini membentang dari Desa Rejosari, Kecamatan Deket, hingga Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan.
Keberadaannya diharapkan dapat mengurai kemacetan di ruas Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Panglima Sudirman yang selama ini menjadi titik kepadatan lalu lintas.
Menurut Arvian, masa uji coba ini juga akan menjadi bahan evaluasi sebelum pembukaan resmi dilakukan. Pihaknya akan melakukan evaluasi pada pertengahan dan akhir masa uji coba.










