Ayni Zuroh, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto
MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuroh meminta Bupati menjaga stabilitas fiskal dan memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah penurunan anggaran transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Hal itu disampaikannya usai rapat paripurna dengan agenda Jawaban Bupati Mojokerto atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Graha Whicesa, Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto, akhir Oktober 2025.
BACA JUGA:
- Rangkaian Harjad Kabupaten Mojokerto ke-733, Majapahit Heritage Fun Runq 2026 Diikuti 1.200 Peserta
- Polres Mojokerto Tangkap Residivis Pencurian Minimarket
- Wakil Ketua DPRD Kota Batu Soroti Lapak PKL di Alun-Alun, Jalan Umum Berubah Jadi Pasar
- BPJS Kesehatan Mojokerto Gelar Skrining Kesehatan di SMAN 1 Sooko
“Tantangan fiskal ke depan tidak mudah, namun kita harus bersiap dan menjaga agar pelayanan terhadap masyarakat tetap terjaga,” kata dia.
Ayni, yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, menjelaskan bahwa Pemkab Mojokerto akan mengalami penurunan TKD sebesar Rp281 miliar.
Ia berharap kondisi tersebut tidak berdampak pada penurunan kualitas layanan publik.
“TKD akan turun, tetapi tidak boleh menjadi alasan untuk menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Mojokerto menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga keseimbangan fiskal.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




