Entrepreneur Bidang Perikanan, Eko Husaini saat memberi pelatihan pembuatan apartemen kepiting. foto: ist.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengadakan pelatihan apartemen kepiting kepada 30 nelayan dari Desa Manyarejo, Manyar Sidomukti, dan Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar di Desa Sidomukti.
Kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan nelayan tradisional dalam mengembangkan budidaya kepiting dengan cara yang lebih efisien dan menguntungkan.
BACA JUGA:
- BPJS Gresik Dukung Peluncuran Program Prolanis Muda, Sasar Generasi Produktif Cegah Penyakit Kronis
- Polres Gresik Lumpuhkan Residivis Curat di Jombang
- KIPG Genap 40 Tahun, Inovasi Insan Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Rp154 Miliar
- Tinjau Kopdes Merah Putih di Gresik, Tim Kantor Staf Presiden Harap Gerai Segara Terisi
"Melalui pelatihan ini. kami berharap nelayan memiliki alternatif usaha yang dapat meningkatkan pendapatan mereka dan nelayan dapat memiliki usaha yang lebih mandiri," ujar Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva, Rabu (17/12/2025).
Kepiting merupakan salah satu tangkapan utama nelayan di Gresik yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat.
Namun, saat ini hasil tangkapan kepiting yang didapat berukuran kecil sehingga tidak mempunyai nilai jual yang tinggi.
Wirausahawan Bidang Perikanan sekaligus Narasumber Pelatihan Eko Husaini mengatakanapartemen kepiting merupakan struktur buatan di dasar perairan yang berfungsi sebagai tempat berlindung dan berkembang biak kepiting.
"Budidaya melalui apartemen kepiting menjadi alternatif yang mampu meningkatkan populasi kepiting sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




