Ngaku Anggota TNI, Penipu Bawa Kabur Honda Brio Milik Warga Pasuruan

Tak lama berselang, ia dihubungi seseorang yang mengaku tertarik membeli mobil tersebut. Pelaku kemudian meyakinkan korban dengan identitas diri serta kartu tanda anggota (KTA) TNI.

Sehari kemudian, pelaku mengirim seorang pria bernama Yayan ke rumah korban untuk mengecek kondisi kendaraan. Setelah pengecekan, kedua belah pihak sepakat dengan harga Rp86 juta. Pelaku lalu mengirimkan bukti transfer ke rekening Bank BNI milik korban dan menyatakan pembayaran telah lunas.

Namun, saat korban mencoba mengecek saldo melalui mesin ATM, rekening tujuan diketahui dalam kondisi terblokir, sehingga transaksi tidak dapat dipastikan masuk. Meski demikian, pelaku tetap mendesak agar mobil segera diserahkan dengan alasan pembayaran sudah dilakukan.

Tanpa menaruh curiga, korban akhirnya menyerahkan mobil beserta kelengkapan surat-surat kendaraan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: