KA Bias yang dipadati penumpang di stasiun Madiun
MADIUN,BANGSAONLINE.com - Selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat lonjakan signifikan pengguna KA Lokal Bias dengan total 56.735 penumpang naik dan turun.
Dari jumlah tersebut, volume keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun untuk KA bernomor ganjil mencapai 25.281 penumpang atau setara 148 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan. Puncak sementara terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, dengan 1.830 penumpang naik dan 1.624 penumpang turun.
BACA JUGA:
- MAN 2 Kota Madiun Tawarkan SKS dan Beragam Jurusan
- KAI Daop 7 Madiun dan Bank Jatim Jalin Kerja Sama, Optimalisasi Layanan dan Aset
- Gubernur Khofifah Tinjau Proses Ambil Pin dan Verifikasi Data Calon Murid di 2 Sekolah Madiun
- Ada Car Free Night di Kota, Penumpang KA Diminta Antisipasi Perubahan Akses ke Stasiun Kediri
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyebut tingginya volume penumpang menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap KA Lokal Bias sebagai moda transportasi andalan, khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan konektivitas antarmoda.
“KA Lokal Bias semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta tarif terjangkau. Selama masa Nataru, okupansi bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang tersedia,” ujar Tohari.
KA Lokal Bias di wilayah Daop 7 Madiun melayani relasi Madiun–Bandara Adi Sumarmo pulang pergi, sehingga berperan sebagai penghubung strategis antara kawasan Madiun Raya dan simpul transportasi udara nasional di Bandara Adi Sumarmo.
Selain melayani angkutan penumpang, KA Lokal Bias menjadi bagian dari upaya integrasi antarmoda kereta api dan bandara yang sejalan dengan kebijakan nasional pengembangan transportasi publik berkelanjutan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




