BPS Jatim: Penumpang Kereta Turun 3,61 Persen pada Oktober-November 2025

BPS Jatim: Penumpang Kereta Turun 3,61 Persen pada Oktober-November 2025 Suasana naik turun penumpang di stasiun kereta api.

BANGSAONLINE.com Jatim mencatat adanya tren penurunan jumlah penumpang kereta api pada periode Oktober hingga November 2025. Penurunan terjadi di seluruh segmen layanan, baik kelas lokal maupun kelas utama.

Kepala Jawa Timur, Zulkipli, menjelaskan total penumpang pada November 2025 tercatat sebanyak 2.202.700 orang, turun 3,61 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 2.285.254 penumpang. 

“Penurunan ini terjadi merata di semua kelas layanan. Kelas lokal mengalami penurunan paling signifikan, sementara kelas utama relatif lebih stabil,” ujarnya.

Data menunjukkan kelas lokal turun 5,43 persen, dari 1.471.777 penumpang pada Oktober menjadi 1.391.903 penumpang pada November. Sementara kelas utama turun tipis 0,33 persen, dari 813.477 menjadi 810.797 penumpang.

Kendati demikian, Zulkipli menegaskan kelas lokal masih menjadi tulang punggung layanan kereta api di Jawa Timur. 

“Kontribusi kelas lokal masih sangat dominan, mencapai 60,2 persen dari total penumpang kereta api. Ini menunjukkan peran penting kereta api lokal sebagai moda transportasi utama masyarakat,” tuturnya.

Dari sisi wilayah operasional, tren penumpang menunjukkan dinamika berbeda antar-Daop. DAOP 9 Jember mencatat pertumbuhan jumlah penumpang secara bulanan, sementara Daop 8 Surabaya dan Daop 7 Madiun mengalami penurunan.

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO