Kiai Asep membangun Pergunu dari nol. Bahkan Pergunu baru diaktifkan lagi sejak Muktamar ke-32 NU di Makassar 2010.
Selama Orde Baru Pergunu vakum karena Presiden Soeharto menciptakan politik loyalitas tunggal atau mono loyalitas organisasi profesi guru. Yaitu PGRI sebagai underbow Golkar. Otomatis semua organisasi profesi guru mati suri. Bahkan bubar.
BACA JUGA:Singgung Peran NU, Kiai Asep: Kita Punya ITS dan ITB Tapi Tak Bisa Buat Motor, Apalagi Rudal
Tapi ketika Soeharto jatuh dan datang era reformas Kiai Asep menghidupkan kembali Pergunu.
Kiai Asep mendirikan cabang dan PW Pergunu di seluruh Indonesia dengan biaya uang pribadi, tanpa bantuan dari pihak manapun, termasuk pemerintah.










