Korban saat berada di Puskesmas Palengaan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com – Insiden mengejutkan terjadi di Desa Kacok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Seorang siswa taman kanak-kanak berusia 6 tahun nyaris terlindas mobil makan bergizi gratis (MBG) saat proses pengantaran makanan ke Raudhlatul Athfal (RA) As Shufiyah, Sabtu (31/1/2026).
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Puluhan Aktivis Demo Korwil BGN Pamekasan Terkait Dugaan Rangkap Jabatan, ini Penjelasan Hariyanto
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Satgas MBG Pamekasan Siap Tindak Dapur SPPG Bermasalah
Korban berinisial MAI (6) mengalami luka robek di bagian kepala hingga harus mendapatkan 14 jahitan, serta lecet di bahu. Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Palengaan untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa itu terjadi ketika mobil MBG milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Potoan 2, Kecamatan Palengaan, sedang mundur. Diduga korban kaget, terjatuh, dan hampir terlindas ban belakang mobil.
"Iya, tadi pagi. Kabarnya anak itu berusaha naik ke atas mobil lalu terjatuh," ujar Rudi, warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut.
Menurutnya, korban sempat dirawat beberapa jam di puskesmas, sebelum akhirnya diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan. Ia juga menyebutkan bahwa saat kejadian, korban bersama beberapa anak lainnya terlihat bergelantungan di bagian mobil.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Palengaan, dr. Karmiatus Sakdiyah, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa korban nyaris terlindas, bukan benar-benar terlindas mobil.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




