Juga hadir Sekjen PP Pergunu Dr Aris Adi Laksono, Ketua PW Pergunu Sulsel Dr Muhammad Yunus, Sekjen JKSN Muhammad Ghofirin, dan lainnya.
Selain itu, tegas Kiai Asep, pesantren juga harus melahirkan ulama dan pemimpin besar serta professional yang berkualitas dan bertanggungjawab.
BACA JUGA:Singgung Peran NU, Kiai Asep: Kita Punya ITS dan ITB Tapi Tak Bisa Buat Motor, Apalagi Rudal
Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu juga mengingatkan agar jangan sampai Indonesia menjadi seperti Singapura.
“Sekarang penduduk Melayu di Singapura tinggal 11 %,” kata Kiai Asep. Padahal penduduk Melayau adalah penduduk asli Singapura.










