Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo (tiga dari kanan), dalam digital SCF bersama Himbara. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik memperkuat transformasi bisnis dengan mengimplementasikan program digital Supply Chain Financing (SCF) bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Program ini dirancang untuk memperkuat ekosistem rantai pasok perusahaan anggota holding Pupuk Indonesia tersebut.
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menjelaskan SCF menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan pembayaran sekaligus memperkuat ketahanan finansial mitra usaha.
"Implementasi SCF ini juga terbukti mampu mendukung kelancaran pasokan barang dan jasa, sehingga proses produksi dan distribusi ke depan dapat berjalan semakin baik dan lancar dalam upaya melanjutkan swasembada pangan nasional," ujarnya, Senin (9/2/2026).
Adit menambahkan, program ini sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta komitmen membangun kemitraan berkelanjutan. Skema SCF memungkinkan mitra memperoleh percepatan pembayaran atas tagihan terverifikasi dengan biaya pembiayaan lebih kompetitif.
Dengan peran Petrokimia Gresik sebagai anchor company, SCF memberikan kepastian arus kas bagi pemasok dan mendukung kelancaran operasional di seluruh ekosistem grup.
Perusahaan juga mengembangkan sistem digital terintegrasi bersama lembaga keuangan agar manfaat SCF dirasakan lebih luas oleh mitra usaha.
"Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mitra usaha sebagai bagian penting dari rantai pasok perusahaan," kata Adityo. (hud/mar)








