Peringati Imlek 2577 Kongzili, Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Toleransi dan Persatuan

Peringati Imlek 2577 Kongzili, Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Toleransi dan Persatuan

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat. Gubernur Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat merawat persatuan dalam harmoni, khususnya di Jawa Timur yang dikenal sebagai daerah multikultur.

Menurut dia, Imlek bukan hanya dirayakan masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi refleksi bersama tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai. 

“Perbedaan adalah kekuatan. Kita harus terus menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, dan menghargai agar persatuan dan persaudaraan dalam harmoni keberagaman di Jawa Timur dapat terus terjaga,” ujarnya.

Ditekankan pula pentingnya nilai understanding (kesepahaman), respect (saling menghormati), dan trust (saling percaya) sebagai fondasi membangun masyarakat damai. Ia menyebut, Jawa Timur selama ini dikenal memiliki tingkat kerukunan yang baik antarumat beragama, yang harus terus dijaga melalui dialog dan gotong royong.

"Mari kita rawat kebersamaan ini agar Jawa Timur tetap menjadi rumah yang nyaman bagi semua. Dengan saling percaya dan menghormati, kita bisa menghadapi berbagai tantangan dengan lebih kuat," katanya.

Khofifah juga mengaitkan semangat Imlek dengan persiapan menyambut Ramadhan. Ia mengajak masyarakat meningkatkan kualitas diri, baik spiritual maupun sosial. 

“Menjelang Ramadhan, mari kita perkuat kesalehan sosial di tengah kerukunan umat. Dengan suasana yang penuh saling menghargai, ibadah akan terasa lebih khusyuk dan membawa kedamaian bagi semua,” ucapnya.

Ia menambahkan, menjaga kerukunan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Dengan sikap terbuka dan saling memahami, potensi konflik dapat diminimalkan. Khofifah optimistis semangat toleransi dari berbagai momentum keagamaan akan memperkuat persatuan bangsa.

Dengan menghidupkan nilai understanding, respect, dan trust, ia berharap masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan hati bersih dan penuh kedamaian, sehingga harmoni yang terjaga menghadirkan suasana kondusif bagi pembangunan dan kesejahteraan bersama di Jawa Timur. (dev/mar)