Wabup Pamekasan, Sukriyanto saat menerima penghargaan dari Menteri LH/BPLH RI
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pamekasan juga menerima bantuan tiga unit kendaraan roda tiga untuk memperkuat armada pengangkutan dan pengelolaan sampah di lapangan.
Target Nasional Zero Waste 2029
Dalam Rakornas yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)” tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa capaian pengelolaan sampah nasional saat ini baru mencapai 25 persen.
Pemerintah menargetkan peningkatan menjadi 63 persen pada 2026 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), serta mencapai 100 persen atau zero waste pada 2029.
“Oleh karena itu, seluruh kepala daerah diharapkan serius memperkuat anggaran, SDM, fasilitas, serta capaian kinerja pengelolaan sampah di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun ini mencakup tiga aspek utama, yakni anggaran dan kebijakan (20 persen), SDM dan fasilitas (30 persen), serta capaian kinerja pengelolaan sampah dan kebersihan (50 persen).
Adapun daerah di Jawa Timur yang turut menerima penghargaan antara lain Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kabupaten Gresik, Madiun, Magetan, Kabupaten Malang, Situbondo, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Pamekasan.
Rakornas tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, bersama sejumlah wakil menteri dan gubernur.
Dengan capaian ini, Pamekasan diharapkan mampu mempertahankan predikat menuju kabupaten bersih sekaligus menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis kolaborasi dan inovasi di Pulau Madura. (bel/dim/van)














