Jangan sampai kehabisan! Segera cek link pendaftarannya berikut ini. (Ist)
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menghadirkan program Mudik Gratis Hari Raya Idul Fitri 2026/1447 Hijriah.
Program yang telah menjadi komitmen Pemprov Jatim dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan bebas biaya ini bakal mengantar 7.000 warga Jatim ke kampung halaman dengan total tujuan ke 20 kabupaten/kota se-Jatim.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Gubernur Khofifah Ajak SPPG Perkuat Tata Kelola MBG, Imbau Kepala Daerah Jaga Mutu Layanan
- Esensi Idulfitri dalam Perspektif Teknologi Informasi
- Malam Terakhir Ramadan 2026, Khofifah Gelar Qiyamul Lail dan Lomba Kreativitas di Gedung Grahadi
Dari 7.000 orang yang akan mendapatkan fasilitas mudik, sebanyak 4.000 orang penumpang untuk keberangkatan mudik jalur darat menggunakan armada bus.
Sedangkan 3.000 orang penumpang untuk keberangkatan mudik jalur laut menggunakan kapal laut dengan estimasi 250 orang x 12 pemberangkatan. Selain itu juga disiapkan pengangkutan motor gratis 200 unit.
Gubernur Khofifah mengungkapkan, melalui program Mudik Gratis ini masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga dengan awal sehingga dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman tanpa mengeluarkan biaya transportasi.
“Tradisi mudik adalah momen penting untuk mempererat silaturahmi keluarga. Melalui program Mudik Bareng Gratis ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa biaya,” kata Khofifah di Surabaya, Sabtu (28/2/2026).
Ia menyebut, pelaksanaan program ini dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan para organisasi angkutan darat (Organda) dan penyedia jasa angkutan laut.
Terdapat 17 jurusan rute bus yang akan melayani pada jalur keberangkatan di antaranya Surabaya menuju Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk (via arteri), Tulungagung, Blitar (via Pare), Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Blitar (via Malang), Banyuwangi (via Jember), Banyuwangi (via Situbondo), Ngawi, Tuban, Sumenep, dan Bojonegoro.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




