Dua temannya yang menyaksikan kejadian itu panik. Keduanya juga tidak mampu berenang dan akhirnya meninggalkan lokasi tanpa memberi tahu orang tua maupun warga sekitar.
Informasi mengenai hilangnya korban baru diketahui warga beberapa waktu kemudian setelah anak-anak yang bersamanya pulang dan menceritakan kejadian tersebut.
Kepala Desa Jeladri, Nur Tinggal, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan informasi awal, terdapat tiga anak yang bermain di lokasi bekas galian saat kejadian berlangsung.
“Informasi yang kami terima, ada tiga anak yang bermain di sana. Salah satunya diduga terpeleset dan jatuh ke dalam air,” kata Nur Tinggal.










