Gubernur Khofifah saat meninjau Posko THR Jatim.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah meninjau Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, Rabu (11/3/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan layanan konsultasi dan pengaduan pekerja terkait pembayaran THR berjalan optimal menjelang Idulfitri.
Khofifah menyebut hingga saat ini terdapat 20 laporan pengaduan dan 20 konsultasi pekerja yang diterima Disnaker Jatim.
“Di posko pusat ini yang konsultasi ada 20, kemudian yang pengaduan ada 20. Dari pengaduan tersebut yang sedang berproses ada 11 dan yang sudah selesai ada 9,” ujarnya.
Pemprov Jatim bersama Disnakertrans telah menyiapkan 54 titik Posko THR Keagamaan di berbagai daerah. Posko tersebut berfungsi sebagai sarana komunikasi, konsultasi, hingga mediasi antara pekerja dan perusahaan.
“Langkah-langkah seperti ini kita lakukan setiap Lebaran untuk memberikan layanan kepada seluruh karyawan,” kata Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur juga melakukan pemantauan melalui zoom meeting dengan sejumlah daerah, termasuk Tuban, Probolinggo, dan Malang Raya. Ia memastikan layanan posko di daerah berjalan baik.
“Kalau pengaduan di daerah kebetulan masih nihil. Kemudian konsultasi di Malang Raya itu ada 1,” tuturnya.
Khofifah mengapresiasi perusahaan yang telah menunaikan kewajiban pembayaran THR dan berharap perusahaan lain segera menuntaskan pembayaran paling lambat H-7 sebelum Lebaran.
“Harapan kita H-7 betul-betul bisa diselesaikan semuanya. Saat ini masih H-9, berarti ada waktu dua hari lagi,” pungkasnya. (dev/mar)















