Korban yang mengetahui kejadian itu sempat berusaha mengejar pelaku. Namun, keduanya berhasil melarikan diri ke arah selatan.
Menurut korban, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 22.45 WIB. Ia mengaku terkejut karena tidak merasa memiliki masalah dengan siapa pun di lingkungannya.
BACA JUGA:Terbukti Cabuli Santriwati, Pengasuh Ponpes di Kabupaten Probolinggo ini Divonis 4 Tahun 8 Bulan
"Kejadian itu sekitar jam 10.45 malam. Dari CCTV terlihat ada dua orang. Kejadiannya dua kali, yang pertama gagal meledak. Terus yang kedua dia balik lagi dan melempar petasan di depan teras," ujar Dwi Anggara, Senin (30/3/2026).
Korban mengaku khawatir ledakan petasan dapat menyebabkan kerusakan, terutama jika mengenai kaca rumah atau memicu kebakaran.










