Survei Kinerja Satu Tahun Bupati Gus Bara-Wabup Mas Rizal, 85,4% Masyarakat Puas, Alasannya?

Survei Kinerja Satu Tahun Bupati Gus Bara-Wabup Mas Rizal, 85,4% Masyarakat Puas, Alasannya? Dr H Muhammad Al Baraa dan dr Muhamamd Rizal Oktavian. Foto: istimewa

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Inilah hasil terbaru tentang kinerja satu tahun Dr H Muhammad Al Baraa (Gus Bara) dan Wakil Bupati dr Muhamamd Rizal Oktavian (Mas Rizal). Sebanyak 85,4% masyarakat Mojokerto puas terhadap kinerja Gus Bara dan Mas Rizal. Hanya 8,2% yang mengaku kurang puas dan 6,4% tidak memberikan jawaban.

Hasil ini dirilis oleh (). “Survei ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Kabupaten Mojokerto memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintah daerah,” ujar M. Izzudin Ma’ruf, peneliti seperti dilansir HARIAN BANGSA, Rabu (22/4/2026) pagi ini.

Menurut Izzudin, tingginya tingkat kepuasan ini tidak lepas dari kombinasi kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat: mulai dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur yang terlihat nyata, hingga program perlindungan sosial yang dirasakan manfaatnya.

“Tingkat kepuasan publik yang mencapai 85,4 persen ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya melihat program, tetapi benar-benar merasakan dampaknya. Kombinasi antara pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi, dan perlindungan sosial menjadi faktor utama yang mendorong kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” ujar Izzudin, peneliti   yang membidangi kajian sosial pemerintahan dan demokrasi.

Izzudin menyebut, dalam satu tahun terakhir, arah kebijakan pemerintah Kabupaten Mojokerto cenderung fokus pada penguatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan manusia, percepatan infrastruktur, serta penguatan sektor ekonomi dan tata kelola pemerintahan.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan dalam satu tahun terakhir juga tercermin dari indikator makro yang menunjukkan tren positif. “Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 76,69 pada 2024 menjadi 77,46 pada 2025, sementara persentase penduduk miskin berhasil ditekan dari 9,37% menjadi 8,79%,” ujarnya lagi.

Pada sisi lain, tegas Izzudin, pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan, dari 5,05% menjadi 6,05%. Ini menunjukkan penguatan aktivitas ekonomi daerah.

“Capaian ini juga diperkuat oleh keberhasilan program Universal Health Coverage (UHC), dengan tingkat kepesertaan BPJS mencapai 99,47% dan peserta aktif sebesar 82,99%, yang memastikan akses layanan kesehatan semakin merata bagi masyarakat,” tegas Izzudin Ma’ruf.

Selain itu, menurut Izzudin, berbagai program strategis seperti pemberian insentif kepada 6.047 guru TPQ dan 3.512 tenaga pendidikan, program beasiswa bagi siswa berprestasi, serta pembangunan dan rehabilitasi sekolah negeri dan lembaga sekolah, juga memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Sementara Rixvan Afgani, peneliti yang membidangi analisis kebijakan publik, mengungkapkan bahwa hasil ini menemukan data bahwa bidang pembangunan manusia mencatat tingkat kepuasan tertinggi, yaitu sebesar 88,5%. "Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan pemerintah daerah dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan keagamaan telah mampu menjangkau kebutuhan dasar masyarakat secara efektif," ujar Rixvan.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Giliran Pedagang di Kawasan Bangsal, Kutorejo, dan Pungging Terima Paket Sembako dari Gus Barra':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO