Pada kesempatan tersebut, Gus Qowim, sapaan akrabnya, menuturkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi besar Pemerintah Kota Kediri dalam mewujudkan kota yang agamis, khususnya untuk memberantas buta baca dan tulis Al-Quran.
Menurutnya, upaya ini telah dilakukan melalui berbagai program, salah satunya kegiatan penebalan mushaf Al-Quran yang diikuti ratusan siswa SMP se-Kota Kediri saat bulan Ramadan tahun lalu.
“Harapan kami, dengan adanya kegiatan seperti ini, semangat belajar Al-Quran di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, terus menyala. Ini sejalan dengan visi Kota Kediri agar lepas dari buta baca Al-Quran,” ujarnya.
Gus Qowim juga menyoroti tantangan besar orang tua di era saat ini dalam mendampingi anak-anak belajar ilmu agama, di tengah banyaknya hiburan digital yang mudah diakses sejak membuka mata.










