Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff
Di dalam negeri, Satuan Tugas Haji Ilegal yang melibatkan Kemenhaj, Polri, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus memperkuat pengawasan di berbagai titik pemberangkatan.
“Operasi Satgas Haji Ilegal telah menggagalkan sejumlah keberangkatan yang diduga terkait haji ilegal. Ini bentuk kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari penipuan dan eksploitasi berkedok keberangkatan haji,” kata Maria.
Kemenhaj mengimbau masyarakat tidak tergiur tawaran berhaji tanpa antre melalui jalur ilegal karena berisiko menimbulkan kerugian finansial serta berpotensi berujung pada sanksi pidana, deportasi, hingga larangan masuk ke Arab Saudi selama maksimal 10 tahun.
“Ibadah haji harus dilaksanakan dengan cara yang sah, aman, tertib, dan sesuai aturan. Jika menemukan indikasi penipuan atau praktik haji ilegal, segera laporkan kepada aparat kepolisian,” ujar Maria.
Selain itu, Maria juga mengapresiasi jemaah, petugas haji, ketua regu, ketua rombongan, serta pembimbing KBIHU yang telah menjaga ketertiban dan mematuhi arahan selama pelaksanaan ibadah.
Dengan suhu di Madinah dan Makkah yang berkisar antara 37 hingga 39 derajat Celsius, jemaah diimbau menjaga kondisi fisik dengan cukup istirahat, memperbanyak konsumsi air, menggunakan pelindung diri, serta segera melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami gangguan.
“Mari kita prioritaskan kesehatan, keselamatan, ketertiban, dan kekhusyukan ibadah agar jemaah dapat menjalankan ibadah haji secara optimal,” pungkasnya. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




