KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pangdam V/Brawijaya, Rudi Saladin, melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di wilayah Kediri, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan diawali dari Mako Yonif 521/DY Kediri dan dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Kediri serta pejabat TNI-Polri.
Rombongan Pangdam tiba di Lapangan Mako Yonif 521/DY menggunakan helikopter dan disambut jajar kehormatan prajurit.
Selanjutnya, Pangdam bersama rombongan meninjau lokasi rencana pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (TP) di wilayah Kodim 0809 Kediri.
Satuan baru tersebut direncanakan bernama Ksatria Joyoboyo dan berlokasi di Dusun Putuk, Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0809 Kediri memaparkan rencana pembangunan satuan baru tersebut. Pangdam pun mengapresiasi kekompakan pimpinan daerah di wilayah Kediri.
“Ini baru sekali saya melihat dalam satu kunjungan ada bupati dan wali kota hadir bersama. Ini menunjukkan soliditas, koordinasi, dan komunikasi yang sangat baik. Hal seperti ini perlu dipertahankan bahkan ditularkan ke daerah lain,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Yonif Teritorial Pembangunan di Kediri merupakan bagian dari tahap keempat pembangunan, dengan total 17 batalyon yang direncanakan.
Saat ini, di wilayah Kodam V/Brawijaya telah berdiri sembilan Yonif Teritorial Pembangunan dari tiga tahap sebelumnya.
“Tahap keempat ada 17 Yonif Teritorial Pembangunan dan tiga Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan yang rencananya berada di Blitar, Situbondo, dan Sampang,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Kediri menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tersebut.
Ia menilai kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya memperkuat aspek pertahanan, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah daerah siap bersinergi dengan TNI untuk mendukung kelancaran pembangunan ini. Meskipun lokasinya berada di wilayah Kabupaten Kediri, kami meyakini keberadaan batalyon ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat di Kota maupun Kabupaten Kediri,” ujarnya. (uji/van)










