Tim Satgas TMMD ke-128 Kodim 0829/Bangkalan saat proses pembangunan ruangan kelas di SD I Durin Barat.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Di Desa Durin Barat, Kecamatan Konang, suara anak-anak belajar selama bertahun-tahun saling bertabrakan di balik sekat triplek tipis yang memisahkan ruang kelas SD Durin Barat. Dengan jumlah siswa mencapai 260 anak dan hanya 4 ruang kelas, proses belajar berlangsung penuh keterbatasan.
Dalam satu ruangan, bahkan 60-80 siswa harus berbagi ruang, jauh dari kapasitas ideal. Kepala Sekolah SD Durin Barat, Rosida, mengakui kondisi ini sudah lama menjadi tantangan.
BACA JUGA:
“Idealnya satu ruang kelas diisi sekitar 28 siswa agar proses belajar mengajar lebih efektif. Selama ini anak-anak belajar dalam kondisi yang sangat terbatas, bahkan ruang guru dan ruang kepala sekolah pun masih dipisahkan menggunakan sekat sederhana,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Kendati demikian, semangat para guru tidak pernah padam. Di balik ruang sempit, mereka tetap mengabdi demi pendidikan anak-anak desa.
Kini, harapan baru hadir melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0829/Bangkalan yang membangun dua ruang kelas baru.
Bagi masyarakat, pembangunan ini bukan sekadar tambahan bangunan fisik. Dua ruang kelas baru menjadi simbol perhatian, kepedulian, sekaligus harapan masa depan pendidikan anak-anak desa.
“Alhamdulillah, bantuan dari TMMD ini sangat berarti bagi kami. Dengan tambahan ruang kelas, anak-anak bisa belajar lebih nyaman dan guru lebih optimal dalam mengajar,” kata Rosida.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





